Pada Malam Kudus

memasuki hening aku terduduk
ia mulai bercerita.
“Malam ini malam jumat. Sebagian
orang mengatakan seluruh kehidupan

dimulai pada hari ini,” bisiknya.
Kemudian ia mulai mempertanyakan
tentang kesadaran dan
kebernyawaan manusia; jika

kesadaran nyawa bersifat konstan
pada malam kudus ini
lahirlah angin yang berdesir
menggerakkan gemerisik dedaunan

tergugus–menari-nari anggun di kisi-kisi
kehidupan yang tertidur. Sunyi menumpah
senyap; ia kembali melanjutkan
pertanyaan demi pertanyaannya

siapakah gerangan yang memiliki
kuasa atas kesadaran manusia, yang
meniup-hidupkan serta merenggut-matikan
mereka–pada roh ia berpamit

ketawanggede, juli 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s