Ibu Pertiwi Kembali Memanggil

— Seuntai harap pada malam gelap

Tahukah kau Bung, kupikir bangsa membutuhkan seruan Bung kembali
Yang memanggil segenap jiwa Indonesia untuk kembali bersatu padu

Blankon serta jubah hitam Bung bukanlah mitos
Bung adalah legenda sekaligus tauladan setiap warga negara

Dalam istikamahmu, Bung terus menerjang seluruh perjuangan
Dengan ketaatanmu, Bung untaikan doa-doa tuk keselamatan tanah air

Dalam sakitmu, Bung pimpin perjuangan layaknya pemimpin sejati
Dengan pengalamanmu, Bung bimbing segenap pejuang tuk pertahankan kebebasan

Kau memang keras kepala Bung
Dengan izin Kepala Negara, Bung abaikan kata larangan dokter tuk pimpin geriliya

Tiap detik, desing peluru senantiasa memburu kembang-kempis parumu
Namun di atas tandu, tanpa gentar Bung kobarkan perlawanan tiada henti

Karena buat Bung kemerdakaan sudah menjadi harga mati
Segala penjajah dan penjarah harus berangkat kaki dari negeri

Dan itulah yang membuatku jatuh hati dan mencintamu Bung
Bung seutuhnya, sebagaimana adanya

Maka Bung, kupikir bangsa membutuhkan seruan Bung sekali lagi
Adalah sekarang Ibu Pertiwi Kembali Memanggil

*) tulisan terpilih sebagai juara 1 lomba menulis puisi kepada Panglima Besar Jenderal Soedirman yang diselenggarakan Penerbit Imania bulan Februari 2017
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s