Menengok Sistem Pendidikan Sejenak

Hampir setiap orang di masa kini merasa wajib untuk mengikuti formalitas pendidikan yang ada di lingkungan kita, yakni bersekolah. Bahkan sebagian ada yang mulai dari PAUD, kemudian dilanjut TK, SD, SMP, SMA dan seterusnya. Apa sebenarnya yang dikejar oleh orang tua yang menyekolahkan anaknya ke lembaga bernama sekolah? Untuk apa seorang anak perlu disekolahkan? Tentu saja agar sang anak bisa mengenal banyak hal yang kemudian diarahkan, dijuruskan ke bidang tertentu untuk menguasai bidang keilmuan tersebut. Harapannya dengan bersekolahnya seorang anak, kelak ia bisa meraih cita-citanya dan ia bisa dipercayakan untuk meneruskan estafet kehidupan yang diwariskan dari generasi-generasi sebelumnya, untuk meningkatkan kualitas hidup (baik pribadi, keluarga maupun masyarakat) ke arah yang lebih baik lagi.

Continue reading

Advertisements

Perspektif Manusia dan Dualisme Perasaan

Kadang kala kita pernah merasa begitu bahagia di satu waktu dan begitu sedih bahkan terpuruk di waktu yang lain. Rasa bahagia dan rasa sedih, kedua kontras perasaan tersebut yang saya sebut sebagai dualisme perasaan. Yang jadi pembahasan yang cukup menarik untuk saya tulis kali ini, apa yang menyebabkan manusia merasakan kedua corong perasaan tersebut?

Continue reading

Merindu Rabiatul Adawiyah

pernah ku kejar dunia dengan penuh ambisi
namun kecewa karena Tuhan pergi dari hari-hari

pernah ku kejar akhirat dengan begitu menggebu
namun sakit rasanya ketika seakan dunia memusuhi dan menjauh

maka ceriterakan aku mengenai kisah Rabiatul Adawiyah
dan berikan aku kedua pusakanya

: obor dan air
tuk kupadamkan panasnya neraka dan kubakar nikmatnya sorga

agar bisa kurasakan kembali makna hidup
ketika kembali merasakan eratnya dekap-Mu

(Ilmi, 2016)

Hujan dan Hati

benarkah kau membenci hujan?
tidak denganku, aku mencintai tiap rintik yang Ia turunkan

juga bau tanah air dan debu yang beterbangan
yang mengadukan apa saja

yang telah dilakukan manusia
selama ini kepadanya

mengantarkanku tuk memejam mata
hati yang turut mendengar dan merasakan

apa yang mereka rasa
kesendirian

 

(Ilmi, 2016)