Pejalan Malam

Terbentang jalan di hadapan sang pejalan kaki
Menghampar luas tuk antarkan pada Hati

Perjalanan panjang
Tuk kembali berpulang

Mencari hati di setiap bumi
Tiada yang lain yang ia cari
Kecuali dimana ia bermuara

Semua perjalanan hanyalah dikarna rindu
Setelah jauh terpisah dengan Sang Kalbu

 

(Ilmi, 2016)

Sekilas

Sekilas
Seorang anak hanyalah murid
Tak ajarkan apapun, mestilah yang diajari

Sekilas
Hanya ada si baik dan si jahat
Jika bukan si baik, maka dia si jahat

Sekilas
Kata ungkapan tiada bermakna
Meski tiada yang tahu, kapan kata diserta niat dan kalbu

Sekilas
Juru pendamai hanyalah si lihai
Bermanis lidah, tuk cari selamat

Namun Tuhan lah yang tahu
“Tiada ku tinggalkan kenyamanan
kecuali demi risalah kakekku”

Tahukah kau apa ia berisi?
Ialah: Risalah Cinta

 

(Ilmi, 2016)